sponsor

sponsor
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Slider

Bahan Ajar dan Silabus

Jurnal

RPS dan RPKPS

Artikel

Kontrak Perkuliahan

Geografi

Buku

Tipe Letusan Gunung Berapi


Proses keluarnya magma dinamakan erupsi atau letusan gunung api. Magma yang keluar melalui letusan dinamakan lava. Selain lava, material gunungapi yang dimuntahkan saat erupsi berupa eflata atau bahan piroklastik. Bahan piroklastik merupakan material- material lepas dengan berbagai ukuran, mulai dari bom (bongkah batuan besar), lapilli, kerikil, pasir vulkanis, sampai ukuran yang sangat halus yaitu debu vulkanis. Istilah lain yang juga berhubungan dengan material gunungapi adalah lahar. Secara umum, lahar dapat diartikan sebagai campuran lava atau eflata dengan material muka bumi berupa tanah, batuan, pasir, dan air sehingga membentuk lumpur. Berdasarkan kondisi suhunya, kita mengenal lahar panas dan dingin.

Gejala alam yang menjadi indikasi gunung api akan meletus antara lain:
(1) suhu di sekitar kawah mengalami peningkatan dari rata-rata suhu normal;
(2) sumber air yang terletak di sekitar wilayah tersebut banyak yang tiba-tiba kering;
(3) banyak pohon-pohon yang tumbuh di sekitar areal gunung mengering dan mati;
(4) sering terjadi getaran-getaran gempa, baik yang skalanya kecil maupun besar yang kadang-kadang disertai suara gemuruh;
(5) binatang-binatang liar yang hidup di sekitar gunungapi banyak yang mengungsi ke wilayah lain.
Untuk menghindari bencana dan kerugian yang mungkin timbul akibat erupsi gunung api, pemerintah membangun pos-pos pengamatan gunung api dibawah naungan Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Tugas pos pengamatan adalah mengamati dan mencatat aktivitas gunung api dan melaporkannya. Berdasarkan pengamatan dan laporan tersebut, lalu ditentukan status gunung api itu untuk memberikan peringatan kepada masyarakat akan bahaya letusan gunung api.
Berdasarkan sifat dan kekuatannya, erupsi dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut.
(1) Efusif yaitu proses erupsi berupa lelehan lava melalui retakan- retakan yang terdapat pada tubuh gunungapi. Efusif biasanya terjadi jika magma yang terkandung dalam gunungapi sifatnya encer serta kandungan gasnya relatif sedikit.
(2) Eksplosif yaitu erupsi gunungapi berupa ledakan yang memuntahkan bahan-bahan piroklastik di samping lelehan lava. Eksplosif dapat terjadi jika magma yang terdapat dalam tubuh gunungapi sifatnya kental dengan kandungan gas yang tinggi sehingga tekanannya sangat kuat.
Erupsi juga dapat dibedakan berdasarkan bentuk lubang kepundan tempat keluarnya magma dari tubuh gunungapi. Berdasarkan hal ini kita mengenal tiga jenis erupsi, yaitu sebagai berikut.
(1) Erupsi Linear yaitu peristiwa letusan gunungapi, ketika magma yang dikandungnya keluar melalui retakan yang memanjang seperti sebuah garis. Fenomena alam yang tampak di muka Bumi akibat erupsi linear adalah deretan gunungapi yang memanjang, seperti terdapat di Laki Spleet (Islandia) dengan panjang rekahan mencapai 30 kilometer.
(2) Erupsi Areal yaitu jenis erupsi ketika dapur magma letaknya sangat dekat dengan permukaan bumi sehingga mampu mem- bakar dan melelehkan lapisan batuan di sekitarnya sampai membentuk lubang yang sangat besar. Lava yang keluar melalui lubang kepundan yang sangat besar ini kemudian mengalir ke wilayah yang sangat luas di sekitarnya. Contohnya antara lain wilayah antara Argentina sampai Paraguay di Amerika Selatan.
(3) Erupsi Sentral yaitu jenis erupsi ketika material gunungapi keluar melalui sebuah lubang atau pusat erupsi sehingga membentuk kerucut gunungapi yang berdiri sendiri (single volcano). Erupsi sentral merupakan tipe letusan yang paling banyak dijumpai di muka bumi. Hampir semua gunungapi yang ada di Indonesia merupakan hasil erupsi sentral
Menurut seorang ahli ilmu kebumian Arthur L. Bloom, panjang diameter suatu kaldera minimal 1,6 kilometer. Beberapa contoh gunungapi di Indonesia yang memiliki kaldera antara lain sebagai berikut.
(1) Gunung Krakatau (Selat Sunda) dengan diameter kaldera sekitar 7 km.
(2) Gunung Batur (Bali) dengan diameter kaldera sekitar 10 km.
(3) Gunung Ijen (Jawa Timur) dengan diameter kaldera sekitar 11 km.
(4) Gunung Tambora (Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara) dengan diameter kaldera sekitar 6 km

Mengapa Bumi Dinamis?


Bumi kita selalu bergerak dan mengalami perubahan. Perubahan tersebut merupakan perubahan posisi dari beberapa benua. Pada awalnya pada 2000 juat tahun yang lalu benua kita menjadi satu bernama Pangea. Benua Eurasia dan North America bergambung dam posisi diabagian utara katilistiwa, sedangkan bagian selatan bergabung benua South America, Africa, India, Australia dan Antartika menjadi satu bergabung dengan bagian utara katulistiwa membentuk benua Pangea

Gambar 1. Pergerakan lempeng sekarang dan 200 tahun yang lalu
Secara umum bumi kita Average Density sekitar 5.5, Suhu bumi meningkat seiring dengan kedalaman bumi, gradient geothermal rata-rata 1 deg celcius per 30 m pada batuan sedimen. Pada daerah vulkanik gradiennya sekitar 1 deg celcius per 10 m. Pada daerah granite tua (basement rock) gradiennya sekitar 1 deg celcius per 80 m. Perkiraan usia bumi sekitar 4.600.000.000 tahun (menggunakan metoda dating radioaktif). Bagian bumi terdiri atad inti bumi (core), mantel bumi (astenosfir) dan kerak bumi (litosfir) (lihat Gambar 2).
Core, inti bumi berukuran diameter 7000 km dan terdiri dari besi dan nikel. Lapisan paling luar (tebal 2200 km) merupakan liquid atau cairan. Lapisan terdalam bersifat solid atau padat, dengan density sekitar 10.5 dan suhunya lebih dari 5000 deg celcius. Menurut teori, perputaran bumi pada porosnya (rotasi) menyebabkan terjadinya arus sirkulasi pada bagian cair inti bumi. Sirkulasi ini merupakan sumber dari medan magnet yang menyelimuti bumi.
Mantel, Dibawah lithosphere penelitian semakin sulit dilakukan. Lapisan ini dikenal juga sebagai lapisanastenaosfer, ketebalannya diperkirakan 2900 km. Terdiri dari besi dan mineral SIMA. Density sekitar 3.5 dan suhu rata-rata sekitar 2000 deg Celcius. Tekanan dari lapisan diatasnya membuat lapisan ini selalu dalam kondisi solid, tapi tetap bisa melelehkan batuan. Lapisan mantle paling luar sekitar 200 km dinamai dengan asthenosphere. Pada lapisan ini tekanan dan suhu berada pada kondisi berimbang sehingga lapisan ini bersifat plastis. Asthenosphere merupakan sumber dari aktivitas volkanik dan seismik (gempa).
Lithosphere adalah akumulasi masa dari batuan-batuan padat yang membentuk selubung yang mengelilingi bagian cair bumi yang panas (magma). Ketebalan lithosphere bervariasi, dari sekitar 65 km sampai 100 km, dan terdiri dari batuan silika-magnesium (SIMA) dan silik-aluminium (SIAL). Lithosphere mempunyai nilai Specific Gravity (SG) 2.7 sampai 3.

Gambar 2. Struktur Tubuh Bumi

Gambar 3. Kedudukan Samudera dan Bagian Dalam Bumi.

Bumi adalah planet yang dinamis, tubuh bumi paling luar berupa litosfer. Litosfer atau sering disebat sebagai kerak atau lempeng bumi. Kerak bumi terbagi menjadi dua yaitu kerak benua (continental crust) dan kerak samudera (oceanic crust). Kerak bumi atau litosfer mumpunyai ketebalan sekitar 7 – 35 km km. Kerak samudera ketebalan7 km tebal di bawah laut, dan kerak benua 35 km tebal di bawah benua ). Secara umum Kerak bumi atau Lempeng bumi terdiri atas :
1. Lempeng Eurasia Plate
2. North America Plate
3. South America Plate
4. Pasific Plate
5. Antartic Plate
6. Indo-Australia Plate
7. Nasca Plate
8. Cocos Plate
9. Arabic Plate

Gambar 3. Gambaran Lempeng di Bumi
The lithosphere is underlain by the asthenosphere , a hot, mobile layer of partially molten rock lying within the earth's upper mantle. (For detailed information, click the Earth's Interior. ) Litosfer atau kerak bumi terletak diatas lapisan mantel bumi atau astenosfer, yang panas, merupakan lapisan batuan cair, pijar, dan selalu bergerak. Lapisan astenosfer inilah yang menggerakkan litosfer sehingga gambaran bumi kita selalu berubah dan selalu dinamis. Lapisan astenosfer mempunyai suhu dan tekanan yang sangat tinggi, oleh karena itu maka lapisan ini bagian paling atas terbentuk arus konveksi. Arus ini akan mencari jalan keluar untuk mencapai keseimbangan baik terhadap suhu apalagi tekanan tinggi agar seimbang keluar ke permukaan bumi. Arus konveksi ini terbentuk karena bumi kita selalu bergerak, baik gerakan sendiri atau rotasi bumi, maupun bergerak mengelilingi matahari. Oleh karena itu akan terbentuk arus konveksi yang menyebabkan kerak bumi bergeral.
Bagian kerak bumi paling tipis adalah di samudera yaitu kerak samudera maka bagian kerak samudera inilah yang kemungkinan pecah terlebih dahulu. Pecahnya kerak samudera yang bersifat tipis ini disebabkan karena bumi kita berotasi dengan sumbu di arah utara dan selatan. Pada gerakan rotasi ini akan terjadi tekanan pada bagian utara – selatan atau dengan kata lain maka ada gaya tekan arah utara selatan dan efeksnya ada gaya tarik arah barat timur. Gaya ini menyebabkan bumi kita berbentuk elip. Gaya ini bekerja sepanjang waktu, akibatnya akan terjadi pecahan pada bumi kita. Pada awal pecah pada bagian lempeng samudera yang tipis. Oleh karena bagian lempeng yang tipis yang luas adalah Samudera Pasifik dan Samudera Atlantik. Pecahan di kedua samudera tersebut mempunyai arah yang relative sama yaitu arah relative utara selatan. Dengan pecahnya kerak samudera tersebut maka magma yang terdapat di astenosfer atau mantel atas keluar terus. Dengan pecahan ini akan terjadi gerakan berlawanan arah dengan arah tegak lurus arah pecahan atau arah barat timur. Gerakan kerak bumi yang berlawanan ini dinamakan gerakan divergen. Oleh karena kerak samudera mempunyai ketebalan dan densitas yang berbeda. Perbedaan ini disebabkan oleh adanya komposisi batuan maupun mineral yang berbeda setiap lokasi, maka gerakan divergen disetiap lokasi berbeda dan akan timbul gerakan lain pada kerak yang sama baratah sejajar arah gerakan divergen. Gerakan ini dinamakan gerakan geseran atau transform. Oleh karena bumi kita relative bulat dimana kerak saling berhubungan maka disuatu tempat akibat gerakan divergen ini akan terjadi kerak saling bertumbukan atau dikatakan dengan nama gerakan konvergen atau saling mendekat menyebebkan terjadinya subduction. (Gambar 4). Dengan demikian maka secara umum gerakan kerak bumi ada tiga gerakan yaitu :
1. Gerakan saling memisah atau divergen
2. Gerakan saling mendekat atau konvergen
3. Gerakan saling bersinggungan tau transform
Interaksi Lempeng
Secara umum ada tiga interaksi lempeng di bumi kita yaitu : interaksi divergen, convergan dan transform. Adapun interaksi jenis interaksi lempeng tersebut adalah sebagai berikut :
1. Interaksi lempeng Divergen Interaksi divergen terjadi di samudera Atlantik membentuk Atlantic Ridges; Antara Atlantic dengan Antartic; Pasific Timur antara Pasific dengan Nasca, Fasific dengan Cocos; Nasca dengan Antartic; Indo-Australia dengan Antartic
2. Interaksi Convergen Interaksi Convergen terjadi anatara Pasific dengan America Selatan; Fasicic dengan America Utara, Fasific dengan Eurasia, Pasific dengan Indoaustralia; Indo-Australia dengan Eurasia dan India dengan Eurasia.Interaksi ini membentuk rangkaian Ring Of Fire bumi (Pegunungan Lingkar Pasific).
3. Interaksi Transform Interaksi ini terjadi di Atlantic Ridges; Pasifi Timir Rigdges; Antartic – Pasific Ridges; Pasific – Nasca Ridges; Pasific – Cocos Ridges
Gambar 4. Potongan melintang tipe utama batas dan gerakan kerak bumi



PANDUAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI Untuk SMU & MA

Garis besar materi geografi XI ini meliputi biosfer, keadaan penduduk, aspek-aspek kependudukan, sumber daya alam, lingkungan hidup, pembangunan berkelanjutan, dan pelestarian lingkungan hidup.
Kalian diberi bekal untuk dapat menerapkan segala ilmu yang kalian pelajari melalui materi, latihan, tugas, evaluasi, tugas portofolio serta kolom geodinamika yang bertujuan menambah dan memperluas wawasan kalian.
Mata pelajaran Geografi diberikan bertujuan agar kalian memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Memahami pola spasial, lingkungan dan kewilayahan serta proses yang berkaitan.
2. Menguasai keterampilan dasar dalam memperoleh data dan informasi, mengomunikasikan dan menerapkan pengetahuan Geografi.
3. Menampilkan perilaku peduli terhadap lingkungan hidup dan memanfaatkan sumber daya alam secara arif serta memiliki toleransi terhadap keragaman budaya masyarakat.

Selengkapnya silahkan di Download link di bawah :


DIKTAT PEMBELAJARAN DENGAN MENERAPKAN STRATEGI PETA KONSEP DAN PENYUSUNAN RPP BERDASARKAN FORMAT KTSP 2006

BAB I
PETA KONSEP (MIND MAPPING)

A. Pengertian Peta Konsep (Mind Mapping)
Peta konsep adalah suatu gambar yang memaparkan struktur konsep yaitu  keterkaitan antar konsep dari suatu gambaran yang menyatakan hubungan yang bermakna antara konsep-konsep dari suatu materi pelajaran yang dihubungkan dengan suatu kata penghubung sehingga membentuk suatu proposisi. Karena itu, peta konsep akan mendorong siswa menghubungkan konsep-konsep selama belajar, sehingga tercapai pembelajaran yang bermakna (Dahar,1989:123). Peta konsep adalah suatu ilustrasi grafis yang konkrit yang dapat menunjukkan bagaimana suatu konsep berhubungan atau terkait dengan konsep-konsep lain yang termasuk kategori yang sama.
Peta konsep dapat merupakan suatu skema atau ringkasan dari hasil belajar. Selanjutnya Sumaji, dkk (1997) menyatakan bahwa peta konsep dapat digunakan untuk membantu siswa menyusun konsep dan menghindari miskonsepsi Menurut Dahar (1989) mengemukakan bahwa konsep-konsep merupakan dasar berpikir untuk belajar aturan-aturan dan akhirnya memecahkan masalah. Hal ini berarti bahwa konsep merupakan dasar bagi


Selengkapnya silahkan di Download link di bawah :


Kamus Geografi untuk SMP dan SMA

Abrasi : Pengikisan tanah atau batuan oleh tenaga angin atau air laut.
Absorbsi : Penyerapan sebagian panas matahari sebelum mencapai bumi oleh lapisan
atmosfer.
Adveksi : Adalah pemberian panas oleh gerak udara vertikal ke atas.
Afeksi : Berkenaan dengan perasaan yang menanggapi objek tertentu.
Aglomerasi : 1. Menunjukkan kecenderungan persebaran gejala geografis yang
mengelompok pada suatu tempat.
2. Gabungan, kumpulan dua atau lebih pusat kegiatan; tempat
pengelompokan berbagai macam kegiatan dalam satu lokasi atau kawasan
tertentu, dapat berupa kawasan industri, pemukiman, perdagangan, dan
lain-lain (yang dapat saja tumbuh melewati batas administrasi kawasan
masing-masing, sehingga membentuk wilayah baru yang tidak terencana
secara sempurna); dan
3. Pengelompokan beberapa perusahaan dalam suatu daerah atau wilayah
sehingga membentuk daerah khusus industri.


Agihan : Persebaran suatu objek tertentu.
Air Tanah : Bagian dari presipitasi total yang ada waktu tertentu melewati atau tinggal
dalam tanah atau strafa di bawahnya serta bebas bergerak di bawah pengaru
h grafitasi. (Ground Water).
Aksesibilitas : Menunjukkan kemudahan bergerak dari suatu tempat ke tempat lain dalam
suatu wilayah. Aksesibilitas ini ada kaitannya dengan jarak.
Akomodasi : 1. Persediaan atau penyediaan tempat kediaman dan fasilitas yang
dibutuhkan oleh seseorang atau kelompok untuk memenuhi kebutuhan;
2. Penyesuaian diri dengan alam; dan
3. Penyelesaian perselisihan.(Accomodation).
Alfisols : Tanah yang cukup mengalami pencucian dengan zona permukaan tanah
yang terdiri dari akumulasi lempung dan >35% base saturation.
Altimeter : Alat yang berfungsi untuk mengukur ketinggian suatu tempat dari
permukaan laut secara otomatis dengan satuan meter atau feet.
Aluvial : Endapan yang berupa lumpur dan pasir halus yang terbawa oleh air sungai
lalu diendapkan di dataran rendah, lembah dan cekungan sepanjang
aliran sungai.
Aluvium : Batuan aluvium adalah batuan sedimen yang dibentuk atau diendapkan
oleh sungai-sungai. Batuan ini dapat kita lihat di tepi-tepi sungai atau muara
sungai. Misalnya, pasir dan tanah endapan di tepi sungai.
Analisis : Penguraian atau kupasan suatu hal yang akan dibuktikan secara ilmiah.
Analitis : Menjawab mengapa ditemukan suatu masalah pada wilayah geografis
tertentu.

Selengkapnya silahkan di Download link di bawah :

HAND OUT GEOGRAFI TRANSPORTASI



HAND OUT  GEOGRAFI  TRANSPORTASI
Oleh
Loli Setriani, M.Pd
Konsep – Konsep Geografi
konsep geografi ialah suatu gambaran atau rancangan mengenai objek, proses dan segala sesuatu yang berhubungan dengan ilmu geografi.
Secara umum, konsep geografi adalah unsur terpenting dalam memahami kejadian atau fenomena alam dan sosial dan selalu berkaitan dengan hubungan, persebaran, pola, bentuk, fungsi dan proses-proses terjadinya


Selengkapnya silahkan di Download link di bawah :

KONTRAK PERKULIAHAN GEOGRAFI TRANSPORTASI



A. Identitas Mata Kuliah
1. Nama Mata Kuliah           : Geografi Transportasi
2. Kode Mata Kuliah/SKS : AKW 03005 / 2 SKS
3. Hari Pertemuan/Jam : Selasa / 15.30  - 17.09
4. TempatPertemuan : Ged C 106
5. Dosen Pembina : Loli Setriani, M.Pd

B. Deskripsi Mata Kuliah
Mata Kuliah ini bertujuan untuk membahas model transportasi, sarana dan prasarana transportasi, permasalahan transportasi dan infrastruksturnya, serta upaya perekayasaan transportasi massal yang lebih baik.
Topik-topik yang akan diberikan dalam mata kuliah ini adalah:
1) Pengertian dan Konsep – Konsep Geografi
2) Mengukur Kebutuhan Transportasi
3) Prinsip pengembangan transportasi
4) Peranan Unsur-Unsur Geografi Dalam Transportasi
5) Kajian Geografi Terhadap Transportasi
6) Sistim transportasi di suatu wilayah dan menghitung kebutuhan transport
7) Mengevaluasi perkembangan transport dan kebijakan transport di suatu wilayah
8) Peranan Transportasi Bagi Kehidupan Manusia

C. CapaianPembelajaran
1. CP Lulusan Program Studi
Capaian pembelajaran lulusan program studi untuk profil lulusan Program Studi Pendidikan Geografi dengan kompetensi yang melekat dalam profil tersebut  adalah:
a. Mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi serta mengembangkan Proses Belajar Mengajar Geografi di Tingkat SMP dan SMA sebagai guru Geografi.
b. Mampu mengidentifikasi masalah yang terkait dengan keruangan, mampu menganalisis dan menemukan solusi yang terkait dengan masalah keruangan sebagai analis keruangan dan wilayah.
c. Mampu mengidentifikasi masalah yang terkait dengan Ekologi dan Kebencanaan, menganalisis dan menemukan solusi yang terkait dengan masalah Ekologi dan Kebencanaan sebagai analis ekologi dan kebencanaan.
2. CP Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran Geografi
a. Pengetahuan
Mahasiswa mampu Mengetahui Konsep – Konsep geografi
Mahasiswa mampu Mengetahui Kebutuhan Transportasi
Mahasiswa mampu Membedakan prinsip pengembangan transportasi
Mahasiswa mengetahui peranan transportasi bagi kehidupan manusia
b. Sikap
Bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religious.
Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika.
Menginternalisasi nilai, norma dan etika pendidik
c. Keterampilan Umum
Mahasiswa terampil dalam menganalisis kelebihan dan kelemahan di setiap perkembangan materi geografi transportasi.
Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami tentang perkembangan transportasi dan kebijakan transportasi di suatu wilayah
d. Keterampilan Khusus
Mahasiswa dapat mengevaluasi sistim transportasi dalam suatu wilayah berdasarkan teori Geografi Transportasi yang ada.
Mahasiswa dapat mendesain sistim transportasi dalam suatu wilayah
.
D. Strategi Perkuliahan
Pembelajaran ini menggunakan model pembelajaran mind mapping, active learning dan Cooperative. Dosen hanya bertindak sebagai fasilitator dan pemandu berbagai aktivitas mahasiswa pada saat tatap muka di kelas. Di samping itu, mahasiswa juga dipandu dalam mengerjakan tugas-tugas yang terkait dengan topik-topik yang diberikan.Mahasiswa dibagi menjadi kelompok-kelompokkecil yang beranggotakan  2 dan 3 orang. Disamping itu, mahasiswa secara individu diminta untuk melakukan eksplorasi materi secara mandiri mengenai topik yang akan dibahas. Pada setiap pertemuan perkuliahan dilakukan presentasi dan diskusi.



Selengkapnya silahkan di Download link di bawah :


RPS GEOGRAFI TRANSPORTASI


RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI
STKIP PGRI SUMATERA BARAT
Nama MK   :Geografi Transportasi
Kode   :AKW 03005
Sks          : 2 Sks
DeskripsiSingkat Mata Kuliah/ Sinopsis
Mata Kuliah Transportasi merupakan mata kuliah yang membahas model transportasi, sarana dan prasarana transportasi, permasalahan transportasi dan infrastruksturnya, serta upaya perekayasaan transportasi missal yang lebih baik.


Selengkapnya silahkan di Download link di bawah :